Teknik Afdruk Screen

Cek List Peralatan:

No

Bahan Ok
1. Screen T90
2. Emulsi obat afdruk Ulano TZ
3. Penggaris mika
4. Busa ‘sponge’
5. Kaca tebal 5 mm
6. Meja/kotak lampu + [ reflektor ] untuk afdruk
7. Lampu pijar: 4 x 500 watt atau 4 x 250 watt

LANGKAH-LANGKAH:

1. Persiapan Gambar Master
Master gambar yang akan diafdruk disyaratkan tercetak dalam benda yang tembus cahaya. Teknisnya gambar bisa langsung dicetak di kertas 60 gram, setelah tercetak kemudian olesi secara merata dengan minyak goreng/sayur; atau gambar dicetak di atas permukaan plastik; atau gunakan kertas kalkir. Cara yang paling simple, cepat dan bersih tetapi membutuhkan biaya yang lumayan. Perhatikan gambar dicetak dengan menggunakan printer laser. Desain gambar biasanya menggunakan software Corel Draw.

2. Persiapan Meja Afdruk (Opsional)
Meja/kotak lampu dibuat dengan ukuran (L x P x T) +/- 30cm x 40cm x 20cm dilengkapi dengan lampu neon 2 buah masing-masing 10 watt di bagian bawah, bagian atasnya kaca 5mm untuk lama penyinaran selama +/- 10 menit. Atau dengan menggunakan lampu pijar susu 100w dibantu dengan reflektor, untuk jarak lampu ke screen 25cm dengan lama penyinaran 15 menit. Atau jika menggunakan lampu pijar 500 watt untuk jarak 60 cm dari screen dengan lama penyinaran kira 5 menit. Atau jika menggunakan lampu pijar 250 watt untuk jarak 60 cm dari screen dengan lama penyinaran kira 7,5 menit.
Jika tidak mempunyai peralatan diatas kita bisa menggunakan bantuan alam yaitu sinar matahari. Pilih cuaca terik pada jam 11.00 sampai jam 15.00. Lama waktu penyinaran antara 1 s/d 2 menit. Jika dilakukan pada waktu waktu mendung akan menghasilkan gambar yang kurang memuaskan.

3. Persiapkan Screen
Obat afdruk dioleskan pada bagian luar dan dalam screen, gunakan penggaris untuk membatu meratakan obat tersebut, kalau memiliki modal berlebih bisa menggunakan rakel, permukaan rakel lebih lembut dan rata sehingga tidak mudah merusak screen. Gerakan satu arah dari atas kebawah dan dari kiri ke kanan, sampai rata. Lakukan dalam kamar gelap dengan lampu hijau/kuning. Lakukan berulang-ulang, kira-kira 10 kali gerakan untuk bagian luar dan 10 kali gerakan untuk bagian dalam.
Setelah dioleskan kemudian keringkan dengan membiarkan dalam ruang gelap kira kira 1 jam, atau bisa dibantu dengan kipas angin tapi jangan terlalu kencang bisa menggeser cairan pada screen, ini kira kira butuh waktu 20 menit, atau gunakan hair dryer untuk mempercepat pengeringan. Tanda-tanda jika screen sudah kering adalah pada bagian pinggir screen sudah kering dan jika diketuk-ketuk bunyinya seperti genderang. Setelah kering sebaiknya langsung diafdruk, sebab jika sampai terlambat 5 atau 6 jam setelah kering maka bahan kimia yang sudah kering tadi sudah tidak sensitif terhadap cahaya.

4. Memindahkan Gambar ke Screen (Penyinaran)
Master gambar ditempelkan pada bagian luar screen dengan plester atau isolasi, posisi gambar dan screen harus rapat. Dapat menggunakan busa ‘sponge’ yang berukuran +/- sama dengan ukuran screen. Untuk membatu merapatkannya dengan screen, sponge diletakan dibagian dalam screen. Untuk bagian atas dibantu dengan kaca. Pastikan posisi gambar sudah tepat, rapat dan tidak bergerak.
Lakukan penyinaran, jika menggunakan lampu akan membutuhkan waktu kira-kira 5 s/d 7.5 menit.

5. Membangkitkan Gambar pada Screen
Setelah selesai penyinaran, lepaskan master gambar tersebut. Hasilnya gambar akan terlihat membayang pada screen dengan warna agak ke putih putihan. Screen kemudian direndam dalam air panas pada temperatur 60oC - 70oC sehingga bagian gambar yang putih tersebut mengelupas, dan pastikan lubangnya bersih. Bila belum bersih bisa dengan disiram air kran tapi jangan terlalu kencang. Untuk bagian gambar yang sulit timbul, dapat digunakan bantuan semprotan air. Setelah bersih kemudian dikeringkan kembali di bawah sinar matahari.

6. Penyempurnaan Screen
Gambar yang sudah terbentuk dan kering kadang kadang tidak sempurna, misalnya ada bagian-bagian yang cacat/terluka sehingga kalau disablon akan tembus, hal ini bisa dirapatkan dengan bahan afdruk yang tersisa. Olesi bagian yang cacat/terluka dengan obat afdruk tersebut dan keringkan screen dengan dijemur dibawah sinar matahari.

Resume:
1. Pengolahan obat afdruk (dilakukan di ruang gelap).
2. Pengeringan lapisan screen pasca pelapisan obat afdruk (dilakukan di ruang gelap).
3. Penyinaran dengan lampu/matahari, kemudian kembali ke ruang gelap untuk melepas seluruh bagian peralatan, setelah berinteraksi dengan air selanjutnya boleh dikerjakan di tempat terang.
4. Pengeringan dengan sinar matahari.
5. Penyempurnaan.
6. Pengeringan kembali dengan sinar matahari.

1 komentar:

Rawat WebGreen mengatakan...

permisi nih ka,saya izin promo yaa :D

grosir kaos polos

grosir kaos polos termurah bergaransi

http://www.asianbrilliant.com |
http://www.rawatweb.com